Pengertian Dan Fungsi Tuba Uterina (Fallopii)

cungkring.com : Tuba uterina atau saluran telur , berjalan disebelah kiri dan sebelah kanan sebuah, dri sudut atas uterus ke samping, ditepi atas ligamen lebar ke arah sisi pelvis.

Panjangnya kira-kira 10 sentimeter, dan di ujung bagian dekat uterus menyempit. Makin jauh dari rahim makin membesar dan membentuk ampula, dan akhirnya belok ke bawah untuk berakhir menjadi tepi berfimbria. Salah satu umbai (fimbria) menempel ke ovarium. Tuba uterina ditutupi oleh peritoneum: dibawah peritoneum ini terdapat lapisan berotot yang terdiri atas sel epitelium yang bersilia.

Lubang ujung tuba uterina menghadap ke peritoneum, maka dengan demikian terbentuk jalan dari vagina, melalui uterus dan tuba masuk rongga peritoneum, sehingga pada orang perempuan peritoneum berupa kantong terbuka. bukan tertutup.

Ovarium dan tuba uterina mendapat darah dari arteria ovarika dan pelayanan persarafan diambil dari plexus hipogastrik dan plexus ovarikus.

Fungsi normal tuba uterina ialah untuk mengantarkan ovum dari ovarium ke uterus, Juga menyediakan tempat untuk pembuahan. Tetapi perjalanan ovum dapat terhalang di titik manapun dan jika ovum tadi dibuahi maka terjadi kehamilan ektopik.

Karena tidak dapat bergerak terus ke uterus maka ovum itu tertanam dalam tempat yang abnormal, biasanya dalam tuba uterina sendiri. Kehaliman ektopik semacam itu biasanya berakhir pada kira-kira 8-10 minggu, kemudian dengan sobeknya tuba. Hal ini menghendaki pembedahan segera.


Diagram perjalanan keluar sebuah ovum dan ovarium spermatozoa diperlihatkan memasuki vagina dan tanda-tanda panah menunjuk arah perjalanan sel germ laki-laki melalui os externa, cervix, os interna, ronga badan urus dan masuk ke dalam tuba uterina dalam mencari ovum.

Tanda-tanda panah juga menunjuk perjalanan keluar sebuah ovum dari ovarium pada perjalanannya masuk ke dalam tuba uterin, tempat terjadinya pembuahan dalam keadaan normal.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel