-->

Pengertian Organ Sistem Reproduksi

cungkring.com : Cara organ reproduksi berkembang sangat menakjubkan. Sel benih testis pada orang laki-laki, maupun sel benih ovarium pada orang perempuan tampak pada awal kehudupan janin. Maka kelamin sudah sangat pagi-pagi ditentukan, tetapi sifat kelamin belum dikenal. 

Kejadian, bagaimana sel reproduksi ini digerakkan ke daerah tepat yang telah ditentukan, yaitu ovarium dan testis, merupakan suatu rahasia agung dan indah. Sel-sel reproduksi tersebut berkembang disebelah depan ginjal dan kemudian tertanam sebagai kolom-kolom sel yang kemudian membentuk kelenjar reproduksi yang berisi sel benih dan juga membentuk struktur sekelilingnya.

Ovum adalah sel benih dalam ovarium dan spermatozoon adalah sel benih pada laki-laki. Pada masa remaja sel benih ini berkembang bersamaan dengan perubahan yang menentukan sifat laki-laki dan perempuan.

Organ-organ reproduksi membentuk apa yang dikenal sebagai traktus genitalis yang berhubungan dengan traktus uranius. Pada orang laki-laki kedua traktus itu erat berhubungan. Pada orang perempuan, meskipun traktus genitalisnya erat berhubungan dengan traktus uranius, akan tetapi tidak bersambung. 

Traktus genitalis perempuan bersambung dengan rongga peritoneum. Ini bukan halnya pada orang laki-laki; tidak ada saluran dari traktus genitalis ini yang terbuka di rongg peritoneum. Organ pengembangbiakan pada wanita terletak dalam panggul kecil, organ laki-laki sebagian besar terletak di luar pelvis.

                                                        Pubertas (Masa Remaja)

Pubertas biasanya muncul pada umur 10 sampai 14 tahun dan pada seorang gadis ditandai dengan permulaan menstruasi- menarkhe. Uterus dan vagina membesar, buah dada membesar serta lemak, jaringan ikat dan saluran darah bertambah. 

Kemudian sifat kelamin sekunder tampil , lengkung tubuh berkembang dan jaringan adiposa membulatkan batas-batas anggotanya, serta tampilan bulu dalam ketiak dan daerah pubis. Pelvis melebar. Perubahan penting terjadi pada masa sigadis menjadi matang jiwa dan raganya melalui masa remaja menjadi wanita dewasa.

Pada anak laki-laki masa pubertasnya dimulai lebih kemudian dan dicirikan dengan perubahan suara menjadi lebih berat, pembesaran genitalitas externa, tampilannya bulu diatas tubuh dan muka.


                                                               Menopause

Pada menopause atau masa klimakterum dalam hidup seorang wanita, yang terjadi kira-kira pada umur 45 sampai 50 tahun, tetapi juga dapat lebih dahulu lebih kemudian. Mentruasi berhenti, yang sering diiringi gejala-gejala tertentu, seperti perunahan vasomotorik dengan banyak keringat, muka rasa panas. 

Jaringan buah dada sering mengeras tapi, bila ada kecenderungan menjadi gemuk, jaringan itu dapat diganti dengan lemak. Perubahan ke arah senil terjadi dalam ovarium, yaitu menjadi kecil dan hormon tidak dibuat lagi.


                                                             Rongga Pelvis

Rongga pelvis terletak dibawah dan bersambung dengan rongga abdomen. Pelvis besar adalah pasu tulang yang dibentuk oleh tulang iskhium dan pubis yang merupakan sisi samping dan depan, dan tulang sakrum serta koksigis membentuk batas belakang. Pinggiran pelvis dibentuk oleh promontorium sakrum dibelakang, garis iliopeksinal disisi-sisinya dan krista pubis didepan.



Pintu keluar (outlet) pelvis dibatasi oleh koksigis di belakang, oleh simfisis pubis di depan, dan lengkung pubis , iskhium serta ligamen, yang berjalan dari iskhium ke sakrum, di setiap sisi. Pintu keluarnya terisi oleh struktur yang membentuk lantai pelvis.

Lantai Pelvis. Struktur yang terletak didalam batas-batas pintu keluar pelvis membentuk lantai pelvis. Dua berkas otot, otot levator ani dan otot koksigis, bekerja sebagai diafragma pelvis.

Perineum adalah bagian terendah badan. Sebuah garis yang menyambung kedua tuberositas iskhii, membaginya menjadi daerah depan garis ini. yaitu segitiga urogenital dan yang dibelakangnya ialah segitiga anal. Titik tengahnya disebut badan parineum yang terdiri atas struktur otot fibrus kuat disebelah depan anus dan pada wanita langsung dibelakang vagina.

Isi Pelvis. Kandung kencing dan kedua ureter terletak dibelakang simfisis pubis, Kolom pelvik (flexura sigmoides) terletak disebelah kiri fosa iliaka, bagian terendah atau terakhir pada usus besar terletak didalam rongga pelvis.

Rektum, yang terletak disebelah belakang rongga, mengikuti lengkung sakrum.



Saluran limfe dan kelenjar, serabut saraf  dari plexus lumba-sakralis, (sebagian besar ditentukan untuk anggota bawah), cabang-cabang pembuluh darah dari arteri iliaka interna, dan banyak vena, dan peritonium pelvis, melengkapi isi rongga pelvis pada orang laki-laki.

Pelvis perempuan berisi juga uterus beserta ligamennya, tuba uterina dan dua ovarium.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel