Cara Mengukur Kedewasaan Diri


cungkring.com : Menjadi tua itu pasti, tapi menjadi dewasa itu adalah pilihan. Dewasa itu bukan tentang seberapa lama kamu hidup didunia, dewasa itu bukan tentang usia. Tapi dewasa itu lebih dimaknai tentang bagaimana kita bijaksana terhadap hidup kita. 

Ada orang yang lebih muda dari kita, tapi lebih tenang, lebih sabar, lebih bisa bersikap, tidak pernah mengeluh, bisa memahami orang lain dan memiliki konsep hidup yang jelas. Tapi ada juga orang yang lebih tua daripada kita, malah sering marah-marah yang tidak jelas, selalu mengeluh, egois, mau menang sendiri, tidak pernah mendengar pendapat orang lain, dimedia sosial ya isinya kalau bukan nyinyir, mengumpat atau sindir-sindir orang lain. karena tidak berani ngomong langsung disepan orangnya, beraninya cuma ngomong di medsos.

Sekali lagi dewasa itu adalah pilihan, bukan tentang seberapa usiamu. Kedewasaan itu adalah melakukan sesuai porsi tidak lebih dan tidak kurang. Dewasa itu ketika kamu tidak lagi membandingkan dirimu dengan orang lain. Dewasa itu ketika kamu bisa berdamai dengan dirimu sendiri. Dewsa itu ketika kamu mau membeli sesuatu, kamu sudah bisa membedakan mana yang memang butuh dan mana yang hanya sekedar ingin. Dan kamu berhasil melepaskan keinginan itu.

Dewasa itu ketika kamu sudah berfikir kalau bahagia itu kamu sendiri yang menciptakan. Dewawa itu fokus untuk mengubah diri sendiri dulu dan berhenti untuk mengubah orang lain. Karena kamu faham untuk mengubah dunia diri sendiri dulu yang harus berubah.

Dewasa itu kita bisa menerima orang lain apa adanya, bisa menerima pemikiran orang lain. Karena setiap manusia pasti punya pemikiran yang berbeda-beda. Menjadi dewasa itu butuh proses, lama atau tidaknya proses tersebut tergantung dari diri kita sendiri.

Dewasa itu bukan bicara apakah kamu sudah bisa cari uang sendiri, sudah punya pekerjaan sendiri, sudah bisa ngurusin bisnis sendiri, sudah punya mobil dan rumah sendiri atau sudah menikah dan punya anak. Bukan, dewasa itu adalah bagaimana kamu bisa menghapus air matamu sendiri dan kembali tersenyum dengan caramu sendiri.

Kamu bisa menyelesaikan masalah rumah tanggamu sendiritanpa harus mengadu dan merengek kepada orang tuamu. Dewasa itu ketika kamu sudah sangat faham mana yang harus dipermasalahkan dan mana yang tidak perlu dipermasalahkan.

Dewasa itu tidak memaki disaat marah, tidak kasar dan menggunakan kata-kata kotor saat ada pertikaian dengan pasangan, sahabat ataupun teman. Ketika kamu menuju kedewasa, kamu akan mulai sederhana dengan dirimu sendiri. Kamu mulai sederhana dengan penampilan kamu, sederhana dengan gaya hidup kamu, dan sederhana dalam memandang urusan jodoh.

Kenapa? karena kamu mulai percaya dengan dirimu sendiri. Kamu percaya dengan tanpa make up berlebihan, baju yang mahal, aksesoris yang bermerk, kamupun bisa menjadi sesuatu. Kamu mulai sadar bahwa hidup itu sebenarnya murah yang membuat mahal itu adalah untuk memenuhi gaya hidup.

Makin dewasa kamu makin sederhana dalam memilih jodoh walaupun memamng tetap mempunyai kriteria tetapi makin lebih flexibel. Semakin dewasa kamu akan semakin nyaman dengan hubungan yang tidak banyak orang tahu. Karena cinta yang dewasa tidak perlu dipublikasikan, pamer dan drama yang berlebihan.

Dewasa itu unik, dewasa itu cantik, dewasa itu anggun, dewasa itu tampan, dewasa itu kharismatik, dewasa itu elegan, dewasa itu tidak bisa di copy paste. Menjadi dewasa itu pilihan, karena dewasa adalah cinta. Terimakasih.

Assalamualaikum. Wr Wb.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel