-->

Kisah Viral Fetish Kain Jarik


cungkring.com : Apa itu fetish? Secara pribadi saya mendefinisikan fetish sebagai kelainan berupa memuncaknya hasrat seksual saat melihat 'objek' yang merangsangnya. Contoh fetish yang paling sering kita temui adalah paha, betis, leher, ketiak dan lainnya. Biasanya si pengidap fetish ini akan keluar gairah seksualnya begitu melihat objek tertentu yang disukainya itu.

Nah, fetish yang paling aneh yang pernah saya ketahui yaitu fetish jatuh dari tangga. Saya tidak ingat dengan jelas istilah ilmiahnya namun fetish ini nyata. Sang pengidap fetish akan merasa terangsang sesaat setelah ia terjatuh dari tangga. Aneh bukan? Aneh, tapi nyata.

Berhubung karena fetish kain jarik sedang viral saya ingin membahasnya. Kasus ini mulai terungkap setelah salah satu korban dengan berani 'speak up' atas pelecehan ini ke media melalui tweet twitternya.

Korban bernama Mufis ini menceritakan kisah mengerikannya, bermula saat kakak tingkat di kampusnya memintanya agar Mufis dibungkus kain jarik seolah ia telah menjadi jenazah, lalu di video dan difoto. Setelah itu dikirim ke pelaku

Lah, mengapa dia mau? Seperti yang saya katakan fetish itu beragam dan kita tak selalu menyadari pengidap fetish ini akibat beragam dan tidak masuk akalnya. Mufis, si korban berhasil dipengaruhi oleh Gilang, si pengidap fetish dengan alasan keperluan riset. Gilang mengaku sebagai angkatan UNAIR 2015 dan membutuhkan bantuan Mufis sebagai sampel risetnya.

Alasan riset dan vertigo akutnya menjadikan Mufis luluh sehingga bersedia dibungkus kain jarik oleh temannya, sambil divideo dan di kirim ke Gilang. Selama 3 jam Mufis terbungkus sambil beberapa kali di video oleh temannya.

Menolak? Mufis sempat menolak saat hampir satu jam berlalu dan saat Gilang mulai menggoda "adeknya mas ganteng dibungkus" melalui chatt beberapa saat setelah video di kirim melalui WA. Namun respon Gilang yang kekeuh mengatakan bahwa Mufis sudah berjanji dan menyanggupi permintaannya. Belum lagi Gilang yang mengancam ingin bunuh diri, karena sejak awal Gilang memberi tahu kalau ia pengidap vertigo akut.


Tindakan Gilang ini digolongkan pada BDSM dan pelecehan. Setelah Mufis berani bersuara, postingan twitter lain mengangkat kasus serupa dengan pelaku yang sama yaitu Gilang. Polanya sama! Gilang adalah tipe pengidap fetish yang ingin mendominasi dan cenderung membuat korbannya merasa bersalah, takut dan akhirnya meminta maaf padanya. Ia bersikap memerintah dan ingin memgang kendali.


Kasus paling fatal adalah seorang pria yang menjadi korban Gilang juga. Ia dihubungi oleh Gilang dengan pola yang sama dan alasan riset mengenai bungkus membungkus. Kebetulan berada di daerah yang sama akhirnya Gilang sendiri yang membungkus korban pria ini di kosnya.

Diketahui Gilang juga pengidap Biseksual yang berhasrat pada laki laki maupun perempuan. Curiga? Ya korban ini awalnya curiga namun, karena label kakak tingkatnya di UNAIR kecurigaan itu menghilang apalagi alasan risetnya yang memperkokoh alasan tindakan Gilang. Korban pria ini adalah korban yang paling tragis hampir 5 jam ia terbungkus dan tak kunjung dilepaskan akibat saat ditanyakan 'dek, kamu biseksual?'

Si korban hanya menggeleng karena mulutnya terkunci lakban. Kalian tau? Orang berkelainan seksual seperti ini tak segan segan membunuh jika keinginannya tidak tercapai, apalagi si korban dalam kondisi terbungkus kain jarik. Akhirnya terjadi seperti yang diinginkan Gilang mereka melakukan hal tak senonoh itu dan korban trauma hampir setahun.

Jika ditarik kesimpulan, Gilang sangat ingin mendominasi objek seksualnya.
Penyandang fetish wajib kita jauhi. Namun, mengingat jenis fetish yang beragam dan kadang tidak masuk akal, serta pelakunya yang tersebar, ada baiknya kita untuk memegang prinsip jangan terlalu baik.

Orang orang yang menyandang 'superhero syndrom' menjadi santapan pelaku ini. Bisa kita sebut ini pembodohan, awalnya kita membantu sebagai sukarelawan yang dermawan namun akhirnya kita juga yang menjadi korban.

Si Sikap egois dan cuek kadang diperlukan. Jika suatu hari seseorang meminta kalian melakukan sesuatu yang bisa dikatakan hampir tak wajar TOLAK SAJA! Apalagi jika membawa ancaman bahwa ia akan melukai dirinya jika anda menolak. Tolak saja! Jangan bodoh karena akhirnya anda yang menjadi korban dan pelaku akan siap mencari korban lainnya.

0 Komentar

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel