-->

Siapa Yang Paling Dirugikan Dari Covid-19


Jelas yang paling dirugikan adalah kalangan atas, para konglomerat, pengusaha besar, importir eksportir, para pemain saham semuanya terkena badai Covid-19.

Mereka memang tidak kesulitan untuk makan seperti kita, tapi tingkat stres mereka bukan lagi soal makan tapi bagaimana menyelamatkan bisnisnya dari badai Covid-19.

Para miliuner di dunia berlomba-lomba untuk menemukan vaksin, bukan semata-mata cari uang dari vaksin, karena kerugian ekonomi mereka tidak sebanding dengan jualan vaksin. Mereka ingin segera pulih, ingin memulai kembali usahanya, berharap semua orang bisa menjalani aktivitas kembali, dengan begitu roda ekonomi kembali berputar.

Pemerintah kita pun demikian, maunya segera beraktivitas normal. Bahkan ditengah grafik pandemic yang masih tinggi pemerintah terlalu ambil risiko untuk menerapkan new normal.

Yang memunculkan teori konspirasi dibalik Pandemic ini bukan hanya dari Indonesia, justru awalnya dari barat. Sampai-sampai tower pemancar 5G mereka bakar, meskipun ini adalah hal konyol bagaimana caranya virus tersebar melalui gelombang.

Pemerintah Amerika menyalahkan WHO dan China, netizen Indonesia menyalahkan Bill Gates, Bill Gates menyalahkan Pemerintahan Donald Trump. Isu Bill Gates dibalik wabah ini adalah hal konyol bagi saya, Bill Gates yang dianggap sudah punya vaksinnya, sampai akhir tahun masih belum siap. Semua negara memang berkolaborasi untuk menemukan vaksin yang benar-benar efektif, tapi sampai saat ini faktanya belum siap.

Ini fakta bahwa tidak ada yang benar-benar mampu mengendalikan Pandemic ini, artinya tidak ada yang kuasa kecuali Allah.

Negeri-negeri kaum muslimin relatif lebih terkendali dibandingkan negara-negara barat dalam menahan penyebaran Covid-19.

Ini sebabnya kaum muslimin punya protokol kebersihan yang sudah biasa dilakukan sehari-hari, bahkan negara-negara barat mengutip hadits Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bagaimana menghadapi penyebaran wabah. 


Jadi tidak terlalu "sulit" mengatur sebagian besar umat Islam dalam mengendalikan wabah ini. Dalam menghindari penyebaran di satu wilayah pun ulama dengan segera mengeluarkan fatwa tentang sholat di masjid, ini pula sudah Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam atur ketika bahaya ke masjid agar umatnya sholat di rumah.

Para ulama ini bukan orang bodoh seperti kita yang cuma modal browsing di internet, lembaga fatwa di seluruh dunia itu punya banyak tim ahli, para doktor, dokter, peneliti.


Jangankan urusan wabah menyangkut nyawa manusia, urusan bahan baku obat dan makanan saja mereka berkolaborasi antara tim ahli dibidangnya dengan pakar fiqih. Jadi jangan dikira mereka mengeluarkan fatwa hanya bermodal ilmu fiqh semata.

Balik lagi soal Covid-19 ini tidak ada yang menginginkan Covid-19 ini terus mewabah, pemerintah, pengusaha, rumah sakit, gak ada yang untung. 


Kalaupun ada yang mencari keuntungan ditengah Pandemic ini ibarat tukang gorengan jualan ditengah musibah kebakaran.  Ada sih yang memang benar-benar meraup keuntungan besar saat ini, yaitu pedagang sepeda. Apa iya mereka dibalik wabah Corona ini?

0 Komentar

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel