-->

Apakah Anda atau Anak Anda Indigo


cungkring.com : Sebenarnya, anak indigo itu sedang dipersiapkan oleh pasukan jin yang mengikutinya untuk menjadi dukun. Karena itu dari kecil, orang indigo sudah mulai dibantu para jin itu memiliki beberapa kemampuan ini dan itu.

Kemampuan ini akan semakin menjadi-jadi jika yang bersangkutan terlalu polos dalam kehidupan terlebih nihil ilmu tauhid dan akidah. Apalagi sekiranya si indigo menikmati keuntungan dan semakin bergembira dengan kelebihan luar nalar yang dibantu dedengkot jin tersebut. Karena itu, setelah para indigo ini menjadi sandro (dukun -bhs Sumbawa) mereka akan mengatakan bahwa ini anugerah dari Allah.

Terapi dahsyat untuk indigo adalah hijrah lahir dan bathin lalu mempelajari aqidah dan tauhid yang shahih. Mestilah melazimi majelis ilmu. Ia tak boleh jauh dari radius ilmu, sebab semakin dia bodoh dan menjauh dari ilmu, para syaitan itu semakin menancapkan akar-akar ilmu hitam dan kesesatannya. Jika tidak perhatian dengan ilmu syar’i, para syaitan itu akan menghalangi kehidupan si indigo ini dari segala lini hingga si indigo ini tak berkutik menjadi tawanannya lahir dan batin.

Tidak ada keindahan dalam mimpinya di setiap malam. Yang ada adalah mimpi-mimpi yang menggelisahkan terkait dirinya sendiri, hingar-bingar kehidupan orang lain, bahkan hal-hal aneh tentang dunia dan dunia lain.

Setiap hari siang dan malam, mata mereka terbuka selebar-lebarnya tentang dunia lain. Jin-jin yang ia lihat dengan berbagai bentuk, rupa, warna dan tingkah laku menyapanya baik menaruh hormat dan perhatian atau memandangnya dengan sinis.

Masa lalu setiap orang yang menjadi lawan bicaranya terpampang jelas di depan matanya berupa putaran video –ada yang disertai audio dan ada yang tidak- yang hanya ia sendiri yang bisa melihat. Walaupun ia berusaha berdamai dengan hati dan perasaannya terkait pemandangan itu, ada perasaan risih dan tak nyaman yang membuatnya begitu terganggu.

Mereka pula mesti melazimi dzikir pagi dan petang namun dzikir yang dipastikan bahwa kevalidannya shahih bersumber dari Rasulullah shalallahu alaihi wasallam. Tak boleh baginya mengamalkan dzikir penuh bid'ah. Kalau dzikir-dzikir bid’ah ia amalkan, bukan ketenangan yang ia dapatkan sebab jin-jin yang ada semakin menjadi-jadi.

Mereka pula mesti berteguh hati dan berkepribadian kuat dalam menolak tawaran dan pemberian para jin yang datang kepadanya semisal keris ghaib sakti, permata, pedang warna ini dan itu, mahkota, kain selendang, sabuk emas dan berbagai benda lainnya yang merupakan instrumen penguat kesaktiannya.

Muslimah indigo mengalami perjuangan sengit utk berubah dan tak lain mesti menikah dengan lelaki shaleh dan paham aqidah dan tauhid yang benar. Kalau tidak begitu, indigonya akan tambah parah dan menurun ke anak-anak. Pula akan semakin menghancurkan rumah tangganya cepat atau lambat, disadari atau tidak.

Nantinya, saat-saat awal hijrah sehijrah-hijrahnya adalah masa-masa tersulit bagi orang indigo. Sebab akan ada perlawanan dari pasukan jin tersebut. Bahkan akan mengganggu fisik. Badannya diikat, ditahan, seperti ada yang memukul, rumah tambah seram, dan hal-hal lain yang intinya menghalangi orang indigo utk bergerak ke arah lebih baik lahir dan bathin.

Al-Qur'an dan doa adalah senjata orang beriman dan ini harus digunakan setiap saat sebab syaitan sebagai musuh tak akan diam sedikitpun melihat targetnya hijrah ke manhaj salaf. Bacalah Al-Baqarah setiap hari. Setelah tamat Al-Baqarah, baca lagi dan lagi. Itu menjadi tilawah harian.

Ketua pasukan jin yang mengikuti orang indigo, apapun kekuatannya, tak akan pernah mampu mengalahkan Al-Baqarah.

اقْرَؤُوا سُورَةَ الْبَقَرَةِ فَإِنَّ أَخْذَهَا بَرَكَةٌ وَتَرْكَهَا حَسْرَةٌ وَلا يَسْتَطِيعُهَا الْبَطَلَةُ رواه مسلم

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Bacalah surah al-Baqarah, karena sesungguhnya selalu menetapinya mendatangkan keberkahan, sedangkan meninggalkannya akan mengakibatkan penyesalan, dan para tukang sihir tidak akan mampu melakukannya/mengalahkannya.. [HR. Muslim]

Harus diakui memang, butuh waktu bagi para indigo utk berjuang. Namun di balik itu, sebenarnya alur kehidupannya tersebut adalah tangga menuju hidayah Allah.

0 Komentar

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel